Lingkungan Manajemen Marketing

Lingkungan marketing dapat didefinisikan sebagai komposisi semua faktor yang mempengaruhi pasar, sistem marketing dan fungsi yang berkaitan dengan marketing.

Jenis Lapisan (Layer)

Ada berbagai lapisan lingkungan marketing. Setiap lapisan memiliki karakteristik khusus. Lingkungan marketing memiliki empat lapisan berikut –

Lingkungan organisasi / perusahaan

Lingkungan marketing

Lingkungan makro

Lingkungan mikro

Lingkungan organisasi / perusahaan

Lingkungan organisasi / perusahaan terdiri dari kekuatan atau institusi yang mengelilingi organisasi yang mempengaruhi kinerja, operasi dan sumber daya. Hal ini mencakup semua elemen kunci yang ada di luar batas perusahaan dan berpotensi mempengaruhi sebagian atau seluruh organisasi.

Lingkungan Marketing

Lingkungan Marketing adalah istilah marketing yang mengacu pada faktor dan kekuatan yang mempengaruhi perilaku perusahaan.

Dengan istilah behaviour perusahaan, berarti kemampuan perusahaan untuk membangun dan memelihara hubungan yang sukses dengan pelanggan, klien dan semua orang yang terkait dengannya.

Lingkungan makro

Istilah makro berarti besar . Macro mengacu pada faktor besar atau faktor vital seperti faktor sosial, misalnya rasio pria-wanita, perubahan sosial, gaya hidup baru, atau kedatangan pemikiran baru. Contoh faktor ekonomi adalah pendapatan per kapita, neraca pembayaran, neraca perdagangan, tingkat inflasi, dan produk domestik bruto.

Faktor lain seperti faktor geografis, budaya, politik, demografis dan hukum seperti kompetisi dan teknologi juga termasuk dalam lingkungan ini.

Contoh – Distribusi geografis, jarak dari pasar, usia, jenis kelamin, bahasa, dll., Perbedaan budaya, perubahan budaya, kedatangan tradisi baru, pengambilan keputusan pemerintah, rencana baru, program & kebijakan, dukungan pemerintah, gangguan politik dan sebagainya.

Lingkungan mikro

Disini kata itu sendiri menggambarkan maknanya – mikro berarti kecil. Jadi, lingkungan mikro adalah komposisi faktor kecil, faktor dalam / faktor yang lebih dekat seperti pelanggan, mediator seperti pedagang grosir, pengecer, pemasok, pemangku kepentingan lain yang menuntut sesuatu dari perusahaan / organisasi, yaitu pemegang saham, pemegang surat hutang, kreditur, debitur, rentenir, dll.

Lingkungan mikro juga melibatkan faktor-faktor seperti kondisi kerja, karyawan, kelompok pembelian, masyarakat lokal dan kelompok penekan.

Manajemen Marketing – Lima Pasukan Porter

Michel Porter dikenal karena pemikiran dan keahliannya dalam marketing dan manajemen. Dia menyumbangkan banyak teori berharga untuk manajemen marketing modern. Di sini kita akan melihat lima model teori kekuatan Porter.

Model ini mencakup lima kekuatan berikut –

Calon pendatang potensial

Kekuatan Tawar-menawar dari supplier / pemasok

Kekuatan Tawar-menawar dari pembeli

Pesaing Industri

Ancaman dari Pengganti

Mari kita bahas lima kekuatan satu demi satu.

Calon Pendatang Potensial

Hal ini mengacu pada penambahan pesaing baru di pasar yang sekarang. Seperti kita ketahui, untuk setiap produk kita memiliki pilihan yang berbeda atau kita memiliki perusahaan yang berbeda yang menawarkan produk yang sama dengan beberapa variasi harga, item, dll.

Dengan demikian, calon potensial mengacu pada pintu masuk perusahaan baru di pasar dan cara mengatasinya.

Kekuatan Tawar-menawar dari Supplier

Supplier atau produsen adalah orang yang menghasilkan produk yang diinginkan atau dibutuhkan oleh pasar. Supplier tidak harus satu orang; Bisa jadi grup, perusahaan atau apapun.

Fungsi Supplier adalah merancang produk sesuai kebutuhan klien, perusahaan, pasar dan masyarakat.

Kekuatan Tawar-menawar dari Pembeli

Pembeli atau konsumen adalah orang yang menukar produk yang dirancang oleh supplier sesuai permintaan pembeli dengan beberapa komoditas berharga.

Fungsi dari seorang pembeli adalah untuk mencapai ketepatan pada apa yang sebenarnya dibutuhkan dan membelinya dari supplier, misalnya membeli mobil atau membeli produk lainnya.

Pesaing Industri

Perusahaan yang bersaing dengan perusahaan lain di pasar yang sama dikenal sebagai pesaing industri.

Sebagai contoh, kita dapat mengatakan bahwa perusahaan Lakme dan Maybelline adalah pesaing industri karena mereka berada di pasar yang sama, yaitu produk kosmetik.

Ancaman Pengganti

Ancaman pengganti membuka jalan bagi persaingan di industri. Ancaman pengganti dalam industri mempengaruhi lingkungan persaingan bagi perusahaan-perusahaan di industri tersebut dan mempengaruhi kemampuan perusahaan tersebut untuk mencapai profitabilitas. Ketersediaan ancaman pengganti akan mempengaruhi profitabilitas suatu industri karena konsumen dapat memilih untuk membeli pengganti daripada produk industri.

trenindo

trenindo

terima kasih kunjungan anda,kalau ada masukan dan saran diersilhakn beri pendapat untuk sebagai perbaikan dan solusi yang akan datang, tetap semangat dan beraktifitas, salam..trenindo

Leave a Reply